Tampilkan postingan dengan label tamani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tamani. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Desember 2010

Minuman Traditional Gluhwein Spesial Natal

The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place siap meracikn gourmet set mewah, spesial bagi anda pada Natal kali ini.

Natal adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dan kegembiraan, tak perlu berpikir akan repotnya menjamu orang–orang terdekat dengan ragam menu lezat, biarkan koki-koki handal The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place yang akan meraciknya untuk anda dengan gourmet set mewah, spesial bagi anda yang merayakan momen istimewa Natal .

Sajian Christmas High Tea tersedia dengan rangkaian menu lezat serta minuman traditional Gluhwein atau eggnog, sementara bermacam kue kering, Lebkuchen, Yule log dan Croque-enbouche tersedia dilengkapi display ragam kue–kue manis sebagai complement lezat. Menikmati kue – kue lezat semakin sempurna ditemani ragam rasa teh traditional mulai dari Earl Grey hingga chamomile, green tea dan English breakfast, tak lupa segelas champagne untuk menyempurnakan perayaan.

Christmas eve hadir dengan suasana perayaan natal yang meriah, chef executive Sean Macdougall meracik bermacam menu spesial dan malam natal semakin begitu menyenangkan dengan kejutan kunjungan santa dan alunan merdu nyanyian natal Christmas Carols. Tepat di hari Natal, anda akan merasakan nuansa spirit Natal di Christmas day Brunch dengan kemeriahan live musik, Christmas Carol serta rangkaian favorit ekstravaganza di Pacific restaurant & Lounge.

Jangan lupa mengunjungi Santa Claus karena ia sesuatu yang spesial untuk semua orang. Rangkaian kegembiraan perayaan Natal juga bisa anda rasakan di Sunday Brunch dengan live entertainment, Champagne, cooking station dan masih banyak lagi.

Pastikan Natal kali ini jadi moment spesial bagi anda dan orang–orang terdekat dengan rasa hikmat kebersamaan serta rasa syukur atas nikmat kasih Tuhan untuk segala berkah yang telah anda dimiliki. Enjoy Your Christmas guys!

* Christmas High Tea, tersedia mulai Senin hingga Jumat pada jam 15:00 – 17:30 wib, dengan harga Rp.128.000++ per orang untuk high tea dan Rp..168.000++ per orang untuk high tea dengan pilihan Gluhwein, eggnog dan segelas champagne.

* Christmas Eve Dinner tersedia pada jam 19:00 – 21:30 wib dan Christmas Day Brunch tersedia 12:00 – 15:00 wib, dengan harga Rp.318.000++ per orang termasuk free flow juice dan iced tea, Rp.418.000++ per orang termasuk free flow wine pilihan juga beer, Rp.158.000 per anak (usia 5 – 12 tahun)

* Sunday Brunch tersedia 12: 00 – 15:00 wib dengan harga Rp.218.000++ per orang termasuk free flow juice dan iced tea, Rp.318.000++ per orang termasuk free flow wine pilihan juga beer, Rp.128.000 per anak (usia 5 – 12 tahun)


* woman.kapanlagi

Bubur Ayam Pak Otong, Soal Rasa Jangan ditanya..

Kalau Anda tengah berada di kota Bandung dan melintas di jalan Sudirman tengok ke sebelah kanan, tepatnya setelah Pasar Andir. Sebuah gerobak sederhana selalu ramai oleh penggemar bubur ayam.

Mereka tanpa canggung duduk di bangku plastik menikmati lezatnya bubur yang hanya menambahkan suwiran daging ayam, cakwe dan bawang goreng ini. Begitu tiap akhir pekan datang, maka sederetan mobil terparkir berjajar di sana. Adalah bubur ayam Pak Otong, begitu nama yang tertera di spanduk yang menempel di dinding.


Sejak berdiri 1948, bubur disajikan hanya berupa bubur nasi ditaburi suwiran daging ayam, cakwe dan bawang goreng. Padahal biasanya bubur ayam ditambah dengan beragam tambahan semisal kecap manis atau asin, bawang seledri, kacang kedelai dan kerupuk.[break]


Kendati tampak sederhana namun soal rasa jangan ditanyaa, memang terbukti rasa gurih lengket dalam bubur. Ini karena bubur diolah dengan dicampur kaldu rebusan daging ayam. Kegurihan kian terasa di lidah lantaran suwiran daging dan cakwe sangat kentara. Belum lagi ditambah aroma serta rasa bawang merah goreng yang digoreng garing, semakin menambah sensasi kala melewati tenggorokan.


Bagi Anda yang suka pedas, manis atau asin, di atas meja telah tersedia aneka bumbu tambahan dan sambal yang akan membuat bubur semakin nikmat. Dijamin dengan harga 10 ribu rupiah, bakal menghilangkan rasa lapar Anda dan membawa kenangan tersendiri. Bubur Pak Otong buka setiap hari pukul 17.00 Wib hingga dini hari.


* woman.kapanlagi

Ubi Cilembu, Nikmat disajikan dalam bentuk Cake

Tak hanya lezat disantap saat hangat, ubi cilembu juga nikmat saat disajikan dalam bentuk cake. Yuk coba resep berikut.





Bahan:

250 gram ubi cilembu kukus yang sudah dihancurkan
150 gram tepung terigu
100 gram mentega
100 gram palm sugar
50 ml plain yogurt
1 butir telur
1 sdt baking powder
garam secukupnya

Topping:

100 gram icing sugar
vanilla secukupnya

Cara Membuat:

1. Campurkan, telur, mentega, palm sugar, baking powder dan garam dalam sebuah wadah. Mixer hingga menyatu dan mengembang.

2. Masukkan yogurt dan ubi, kemudian aduk hingga rata.

3. Panaskan oven. Olesi loyang dengan mentega dan masukkan adonan. Panggang kurang lebih 30-40 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.

4. Campurkan icing sugar dan vanilla ke dalam 60 ml air. Masak di atas api kecil hingga mendidih.

5. Hias kue yang sudah matang dan didinginkan dengan icing sugar. Taburi dengan permen warna-warni agar lebih cantik



* woman.kapanlagi
Lihat juga : loewy, table8, tamani

Bernostalgia Sejenak dengan Jajanan Masa Kecil

Kembali memanjakan para food hunters, JW Mariott memboyong beragam jajanan pinggir jalan dari berbagai negara Asia ke salah satu outlet restorannya, Sailendra, dalam The South East Asian Turf


Dari Vietnam, Thailand hingga Malaysia, berbagai jajanan pinggir jalan yang terkenal lezat ini bisa Anda nikmati. Selain itu, Anda tidak perlu menjelajah ke pelosok pulau untuk menikmati ragam kelezatan nusantara. Ada banyak menu–menu tradisional seperti Bacang, Lotek, Karedok, ataupun Rujak Cingur.


Bernostalgia sejenak dengan jajanan masa kecil dulu juga wajar saja di sini. Es Lilin, es Doger serta makanan favorit baso juga tersedia di buffet Sailendra. Selain Teh Tarik dan Thai Ice Coffee yang siap melelehkan dahaga, Anda juga bisa menikmati kesegaran kelapa murni, langsung dari buahnya.

Mencoba mengulang sukses tahun lalu, dua Chef JW Mariott sengaja berwisata kuliner ke beberapa negara–negara Asia untuk membawa rasa otentik makanan favorit pinggir jalan ini. Di Sailendra mereka mengolah menu–menu jajanan tersebut untuk bisa dinikmati oleh para pecinta kuliner Jakarta. Perjalanan kuliner dimulai dengan mencicipi kenikmatan menu–menu Vietnam, kenikmatan otentik Nam Bo Kho (salad tradisional Vietnam yang terbuat dari pepaya) Ada juga Vietnamese Fried Tofu Salad dan Bhan Mi, yaitu sandwich yang sedikit berbau Perancis, dengan potongan chicken liver yang ditaburkan pada mayonais dalam roti Perancis, lengkap dengan beberapa potongan sayur.

Dari Bangkok Anda bisa menikmati ayam kari hijau dari Thailand (Gaeng Kiew Wan Gai), Massaman (menu daging Thailand dengan bumbu khusus). Nikmati juga menu mie khas Thailand, Khao Noom Jeen (mie Thailand dan sup bakso ikan) atau menu nasi bersantan yang khas dalam Khanom Krok. Kemudian area terakhir yang dikunjungi adalah negeri serumpun kita, Malaysia, dengan menu yang khas mulai dari Nasi Kandar Asam Laksa juga Popiah (Penang Vegetables Spring Rolls).

Untuk jajanan jalanan khas Jakarta, Anda bisa memanjakan lidah dengan rangkaian menu mulai nasi goreng, mie goreng hingga masakan Padang lengkap dengan baskom–baskom sayur khas rumah makan Padang yang juga hadir mengisi rangkaian buffet. Saatnya mengajak lidah Anda untuk berpetualang, nikmati perjalanan kuliner dalam kelezatan street food khas negara- negara Asia, yang bisa Anda temukan di Sailendra – JW Mariott Jakarta, mulai 23 Oktober hingga 5 Desember 2010


* woman.kapanlagi
Lihat juga :  marzano, pizza hut

Fusion Makassar dengan Citarasa Autentik

Nama restoran itu Djuku. Dalam bahasa Makassar, djuku berarti ikan. Bagus! Jadi, saya berharap dapat menyantap sajian ikan yang memang terkenal khas dan menjadi unggulan Makassar.

Wah, ternyata ini adalah restoran mewah! Tidak ada orang membakar ikan di depan - seperti biasanya merupakan pemandangan di warung-warung Pangkep. Di dalam ruang berhawa dingin itu tampak tatanan apik sebuah resto modern dengan konsep open kitchen.

Saya memesan Chepa on Salsa (Rp 40 ribu). Sekalipun daftar menu-nya tampak sederhana, tetapi sebetulnya banyak pilihan "tersembunyi" di sana. Para tamu harus "pintar" membaca menu, agar dapat memesan secara cerdas. Misalnya, untuk makanan yang saya pesan, ternyata hanya jenis ikannya saja yang sudah fixed - yaitu ikan cepa (semacam trevally atau ikan kuwe) - dan tumisan sayurnya. Sausnya masih harus dipilih dari enam jenis salsa yang tersedia, yaitu: saus parappe khas Makassar, rica-rica, tartar, saus kacang, dan sambal trasi. Untuk karbohidratnya pun kita masih harus memilih: kentang goreng, kentang ongklok, nasi putih, nasi merah.

Sekalipun bernama Djuku, ternyata resto ini hanya menyediakan empat macam ikan terbaik, yaitu: cepa, sunu (kerapu), seabass (kakap putih), dan baracuda. Udang, cumi, lobster, kepiting tampaknya sengaja tidak ditampilkan sebagai pilihan sajian. Tetapi, di sini juga tersedia steak daging sapi maupun ayam.

Karena saya tidak memesan appetizer, sambil menunggu hidangan utama dimasak, disajikan roti focacia dengan berbagai salsa. Focacia buatan sendiri yang bermutu bagus. Pilihan salsa untuk mencocol roti tampaknya sengaja disajikan dalam porsi kecil-kecil sebagai sampler agar tamu dapat memilih saus untuk ikan bakar yang dipesan.

Hidangan utama datang dengan tampilan yang mengesankan. Gaya nouvelle cuisine yang kreatif. Fillet ikan cepa yang dibakar dengan baik tampak "bertengger" cantik di atas tumisan jagung, greenpeas, wortel, buncis, kembang kol, dan paprika. Nasi merah dan saus parappe di dalam mangkuk-mangkuk tersendiri.

Ikan bakarnya juara - resultat wajar dari ikan yang benar-benar segar dan teknik memasak yang terpuji. Saus parappe-nya membuat saya tertegun sejenak. Saya terbiasa dengan saus parappe bernuansa kuat bawang merah. Saus parappe Djuku lebih balanced dan kompleks, dengan hint rasa manis yang tepat untuk mengimbangi gurihnya ikan bakar. Verdict: mak nyuss! Baik ikan maupun sausnya. Begitu pula tumis sayurnya cakep. Definitely, bukan pilihan yang salah.

Nasi dari beras merahnya pun tampil mengesankan. Beras merah dari Takalar ini ternyata memiliki tekstur yang mirip beras Arborio dari Italia yang biasa dipakai untuk membuat risotto. Nasinya garing dan kesat, sungguh terasa beda di mulut.

Untuk melengkapi kesan lokal, saya sengaja memesan teh Ori (teh hijau) dari Malino. Kesannya mirip seperti kita makan di restoran Tionghoa dengan didampingi Chinese tea yang serasi.

Terus terang, saya tiba-tiba merasa bangga bahwa di Makassar pun kini telah hadir sebuah restoran yang menyajikan masakan Indonesia (sekalipun dalam versi fusion) yang sungguh tidak mengecewakan. Yang juga mengherankan adalah ketika akhirnya saya menyadari bahwa untuk ambience yang sedemikian classy, dan mutu makanan yang unggul, ternyata rekening makan siang itu "hanya" di kisaran Rp 70 ribu. (Bondan Winarno)

Djuku
Wisma Kalla
Jl. Dr. Sam Ratulangi 8
Makassar


* detikfood

Ayam Bakar Klaten Kemang

Bermacam macam ayam yang di olah. Namun olahan ayam bakar klaten kemang yang satu ini memang bener-bener maknyusss. dengan lumuran bumbu yang dicampurkan setelah dibakar. Cocolan sambal gorengnya yang pedas menggigit, benar-benar bikin klangenan.

Mau di goreng, di bakar, di balut tepung dan masih banyak lagi. "Beberapa kali melewati tempat ini saya tidak menyadari kalau ada rumah makan yang top ini. Lokasinya tepat di depan Kemang Medical Center. "Meskipun rumah makan ini sederhana,

Rumah makan ini menempati ruang tengah sebuah rumah dan tidak terlalu besar. Di bagian luar terdapat dua buah meja dengan empat buah kursi kayu sederhana. Di bagian dalam juga demikian. Saya memilih duduk di dalam sambil menyaksikan siaran televisi. Menu yang ditawarkan tidaklah banyak. Ayam bakar Klaten, ayam goreng, gado-gado, dan sop daging.

Dengan tampilan ayamnya yang berwarna kecokelatan dan lumuran bumbu berwarna cokelat yang harum. Biasanya, ayam bakar Klaten menggunakan ayam kampung muda, tapi untuk ayam ini tidak. "Tapi justru menggunakan ayam jantan yang sudah dimasak dengan bumbu-bumbu seperti jinten, ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam dan merica sebelum di bakar.

Ayam ini dimasak bersama dengan santan encer hingga ayamnya empuk. Inilah yang menjadikan ayam bakar Klaten ini berbeda. Di tahap akhir barulah ditambahkan santan kental dan dimasak hingga berminyak dan santan menyatu dengan bumbu bergumpal halus.

Untuk semua porsi makanan yang saya makan, saya tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Untuk ayam bakar saya cukup membayar Rp 13.000,00 sedangkan ayam gorengnya Rp 10.000,00.

* seruu

Mi Jawa, Rindu dengan Sentuhan Jawa ?


Jakarta - Kalau rindu dengan sentuhan Jawa coba saja hidangan bakmi satu ini. Dijamin rasa kangen pun langsung luntur karena kelezatannya. Mau bakmi yang 'digodok'atau mau yang digoreng? Bisa dipilih sesuai selera. Makan siang kali ini pasti jadi lebih menyenangkan!

Tampilan bakmi Jawa memang tak berbeda jauh dengan bakmi goreng atau rebus lainnya. Keunikan bakmi ini memang terletak pada cara memasak dan bumbunya. Umumnya bakmi Jawa memakai bakmi kuning atau bakmi putih (bihun) dengan isian daging ayam, kol, daun bawang, irisan tomat dan kekian (seperti adonan bakso) yang dipotong tipis terbuat dari tepung terigu.

Jenis mi yang dipakai adalah mi kuning basah. Umumnya mi Jawa dimasak dengan bumbu 'mlekoh' yang berupa kemiri, bawang merah, bawang putih dan merica. Bumbu yang dihaluskan ini merupakan ciri khasnya sehingga memberi warna sedikit keruh pada kuahnya. Tambahan lain yang wajib ada adalah telur, bisa telur ayam atau telur bebek (seperti mi Jawa gaya Yogya)

Bakmi Jawa disajikan dengan kuah kental sebagai mi rebus dan mi goreng. Minya juga bisa dipadu, mi dan bihun. Biasanya penjual juga menawarkan nasi goreng Jawa dan nasi goreng Magelangan atau nasi ruwet yang berupa campuran bakmi, bihun dan nasi.

Biasanya bakmi Jawa disajikan panas mengepul langsung dari wajan. Pendampingnya adalah acar mentimun, cabai rawit dan kerupuk kanji. Jika menyantap mi Jawa yang panas dan sedap ini dijamin keringatpun mengucur deras. Jika ingin menyegarkan diri dengan santapan khas Jawa yang murah enak ini, silakan mampir ke salah satu warung berikut ini.

Bakmi Jogja Bengawan
Jl. Haji Nawi No.2 (depan SMP Pangudi Luhur)
Jakarta Selatan

Bakmi Jawa Mbah Surip
Jl.Ampera Raya (Sebelah Gg.Kancil dan Gg.Sri Sulastri)

Bakmi Jawa Bumen
Jl. Pejoimpongan
Jakarta

Bakmi Jawa Gareng
Jl. Pakubuwono
Jakarta Selatan


* detikfood

Rabu, 01 Desember 2010

Bakmi Godog Special ala Bakmi Jogja

Apa sih yang enggak ada di Jakarta? Semua nyaris tersedia termasuk jika kangen dengan bakmi Jogja. Pastinya tak perlu jauh-jauh lagi harus datang kesana. Warung makan yang satu ini dijamin bisa jadi tempat melepas kangen pada bakmi kota gudeg.

Warung makan sederhana yang terletak di Jl.Raya Ragunan ini letaknya menghadap ke jalan sehingga mudah dilihat. Tempatnya didominasi warna biru bertuliskan "BAKMI JOGJA". Tadinya saya tidak terpikir untuk makan warung ini, meski jaraknya dekat dengan rumah. Berkat bujukan adik saya yang sudah mencobanya saya pun jadi tertarik.

Yang menarik perhatian saya adalah gerobak bakminya yang diletakkan di depan warung. Beberapa ekor ayam utuh goreng digantung di dalam gerobak, sedangkan tempat masaknya menggunakan 2 buah anglo besar. Hmm... pasti beda rasa dan aromanya kalau memasak menggunakan anglo pikir saya.

Yang tak kalah menariknya dari tukang masak sampai yang melayani pelanggan memakai seragam batik. Hebat kan? Biar sederhana mereka sangat mengutamakan pelayanan. Warung makan yang tidak terlalu besar ini ternyata baru buka jam 17.00. Setelah maghrib barulah warung bakmi ini mulai diserbu pembeli. Mulai dari yang makan di tempat sampai yang mengantri untuk dibawa pulang.

Setelah kami memilih tempat duduk kami memilih menu. Ada bakmi dan bihun yang ditawarkan goreng atau godok, nasi goreng, magelangan yang semuanya ditawarkan dalam satu harga. Kalau yang porsi biasa Rp 13.000 dan special Rp 17.000 (tambah ampela ati), istimewa Rp 21.000 (pake potongan sayap ayam). Cukup murah bukan?

Oh ya, untuk minuman tersedia teh, jeruk dan ronde. Untuk makanannya saya mencoba bakmi godog special. Selama menunggu pesanan datang kami disuguhkan pemandangan hilir mudik sang pelayan termasuk si juru masak. Anglo yang berisi arang panas terus menyala dengan bantuan kipas angin kecil, sang juru masak sibuk meracik bumbu dengan mie. Hmmm... harumnya sudah membuat saya makin lapar.

Akhirnya pesanan kami datang juga. Walau menggunakan piring biasa mie godok pesanan saya tampil menggoda selera. Dengan taburan bawang goreng, irisan ampela ati, ayam, daun bawang, tomat, dan acar di pojok piring saya mulai menyantapnya.

Wah... rasanya memang kurang pas kalau tidak memakai sambal. Ternyata mie godog ini lebih pas dengan campuran cabai rawit hijau utuh yang sudah tersedia di setiap meja. Saat menyantapnya keringat pun mulai berlelehan, selain karena mie yang masih panas juga pedasnya rawit. Apalagi ditemani kerupuk putih hmm... tambah nikmat dan lahap!

Menurut saya porsinya sangat pas dan cukup nendang. Mie godog kemepul panas ini juga cocok disantap kalau sedang flu. Pokoknya selain pas dilidah juga pas di kantong. Mau coba?

Bakmi Djogja Mas Komari
Jl.Raya Ragunan No.185
(depan Toko Foto Jaya /Konica,dekat Gelanggang Remaja PS Minggu,Jaksel)


* detikfood

Yellow Spice Seafood Pasta ala kafe CO3

Sulit mencari tempat makan di jam-jam yang mendekati tengah malam? Kini Anda tidak perlu bingung karena ada tempat nongkrong yang buka hingga pukul 2 dinihari. Dilengkapi dengan fasilitas WiFi, kafe CO3 menyediakan ruangan smoking di lantai bawah dan non-smoking di lantai atas.

Desain interior kafe ini dibuat cukup unik karena memiliki ruangan-ruangan kecil berbentuk kubikal, jadi Anda serasa makan di kafe futuristik.

Kali ini kami memesan Chicken Steak dan Dory Au Gratin, yang adalah menu baru di kafe ini. Chicken Steak berupa fillet daging ayam yang dipanggang, dilumuri saus spesial dan disajikan dengan kentang tumbuk (mashed potato) dan potongan paprika hijau, bawang bombay dan wortel yang dikukus. Kentang tumbuknya enak dan benar-benar lembut, sausnya juga memiliki komposisi yang pas.

Sedangkan Dory Au Gratin memakai fillet daging ikan dory yang diatasnya dilapisi keju, dengan kentang wedges kukus (sauteed potato), plus sayuran dan saus asam manis yang lezat. Rasa keju yang asin dipadu dengan saus asam manis menambah kaya rasa masakan.

Untuk minuman, Hot Java Caramel Mocha dan Lychee Mango Tea jadi pilihan kami. Java Caramel Mocha adalah perpaduan espresso, caramel, dan susu, diatasnya dihias dengan saus coklat yang dibentuk mirip jaring laba-laba. Bagi penyuka minuman kopi yang tidak terlalu manis, menu ini bisa masuk dalam daftar pesanan Anda, karena rasa espresso yang agak lebih dominan dibanding susunya.

Jika berkunjung ke kafe CO3, jangan lupa memesan dessert yang satu ini, Cinnamon Fruit Pastry with Ice Cream.

Dua jempol untuk makanan penutup yang satu ini, karena rasanya yang tidak membuat eneg. Kulit pangsit yang digoreng garing, ditaburi bubuk kayu manis (cinnamon) dan saus karamel, dimakan dengan es krim vanila plus cocktail buah, menambah rasa segar. Dijamin membuat Anda ketagihan.

Selain itu, saya juga merekomendasikan Yellow Spice Seafood Pasta, pasta yang diolah dengan udang dan kerang. Untuk appetizer atau makanan pembuka, Anda dapat memesan Nachos Grande, yaitu nachos (keripik jagung) yang disajikan dengan saus istimewa yang terasa asam menyegarkan.

Dengan harga dan porsi standar kafe, makanan dan minuman di CO3 terbilang oke, berkisar 18 hingga 55 ribu rupiah. Selama masa promosi, setiap kali Anda memesan menu main course, Anda bisa mendapatkan Dessert Of The Day dengan diskon 50%. Kebetulan dessert yang ditawarkan adalah bolu roll sifon coklat dengan krim keju di dalam. Khusus untuk makan siang, Anda bisa me-request menu nasi goreng dan menu nasi Anda sendiri. Dengan demikian, Anda dapat menikmati makan siang Anda sesuai dengan pilihan dan kegemaran Anda.

Coffee Cozy Comfort CO3
Jl. Hayam Wuruk No. 16 , Jakarta Pusat
Jam operasi: 10.00 – 00.00 (Senin – Kamis), 10.00 – 02.00 (Jumat – Minggu)


* rumahmakanjakarta

Rujak Cingur Alias Rujak Moncong Sapi

Jakarta - Pada saat makan siang, Warung Sekar Taji selalu dipenuhi para karyawan dari berbagai kantor di sekitarnya. Apalagi setelah shalat Jumat, karena tempatnya tidak jauh dari sebuah masjid. Padahal, di sekitarnya ada banyak pilihan lain.

Apa yang menarik dari warung ini? Pertama, karena harganya yang sungguh murah meriah. Kedua, tentu pula karena citarasanya yang cocok di lidah para pelanggannya. Warung Sekar Taji mengkhususkan pada masakan Jawa Timur.

Pilihan saya di sini - kebetulan pula yang paling mahal - adalah rujak cingur (Rp 25 ribu). Disajikan dengan irisan lontong yang cukup lembut, rujak cingurnya tampil cukup sederhana. Sayurnya hanya kangkung, tauge, dan kacang panjang. Buahnya pun hanya ketimun, bengkuang, dan nenas. Tetapi, potongan cingurnya hadir dalam porsi yang cukup generous, ditambah potongan tahu dan tempe goreng. Sambal petisnya juara.

Setidaknya, ada dua kesepakatan dalam menilai rujak cingur Jawa Timur. Pertama, cingurnya tidak boleh terlalu empuk. Tidak perlu kualitas cingur yang bisa menggigit kembali, tetapi harus masih kenyal teksturnya. Kedua, sambal petisnya harus merupakan campuran antara petis 'kampung' dan petis 'priyayi'. Kalau petisnya terlalu bagus, malah tidak akan menghasilkan sambal yang pas tendangannya.

Dalam skala 6-10, rujak cingur Sekar Taji saya beri angka 8. Lumayan, bisa buat tombo kangen (pengobat rindu) bagi mereka yang tidak bisa terlalu sering pulang mudik ke Surabaya.

Sayangnya, bagi sebagian orang, rujak cingur masih merupakan 'bizarre food'. Entah kenapa, cingur alias moncong sapi ternyata merupakan isu yang menjijikkan bagi banyak orang. Karena itu, bagi orang-orang yang tidak termasuk 'Jawa Timur People', rujak cingur merupakan acquired taste.

Oke, kalau Anda belum bisa makan rujak cingur, masih ada pilihan lain, yaitu nasi rawon (Rp 17 ribu). Potongan dagingnya tidak terlalu banyak, tetapi empuk dan tak seberapa berlemak. Kuah rawonnya encer, dengan citarasa intens. Saya duga dalam proses memasaknya memakai daun mlinjo (daun so), karena saya mendeteksi citarasa yang mirip dengan nasi pindang dari Kudus. Paket nasi rawon ini disajikan dengan telur asin, tauge pendek, sambal trasi, dan krupuk.

Pilihan lainnya adalah nasi rames begana (Rp 16 ribu), nasi ayam bakar (Rp 16 ribu), nasi pecel lele (Rp13 ribu), nasi pecel pincuk atau nasi pecel tumpang (Rp 9 ribu), dan nasi soto ayam (Rp 15 ribu). Side dish yang dapat dipesan adalah bothok teri, tahu telur, atau tahu thek.

Minumannya pun khas, seperti: es blewah, es kelapa muda, es jeruk, dan es soda gembira. Sayangnya, tidak ada es sinom yang terbuat dari daun asam. Kalau ada, sungguh pas-cok untuk mendampingi berbagai masakan yang rata-rata pedesnya nonjok. (Bondan Winarno)

Warung Sekar Taji
Jl. Panglima Polim V/58
Kebayoran Baru

* detikfood

Ribs Pasta, Hidangan Spesial Natal ala Nuzzy's Mousse and Resto

UNTUK merayakan Natal tahun 2010 ini, Nuzzy's Mousse and Resto menyajikan berbagai sajian istimewa yang siap menggoyang lidah para pemburu makanan. Tanpa kehilangan nuansa Italianya, kali ini Nuzzy's berkresi membuat pasta home made yang khusus disajikan untuk Natal. Apa yang spesial? Pasta ala Nuzzy ini memiliki warna yang sangat menarik, kombinasi hijau dan merah yang disajikan dalam satu piring layaknya semburat Natal. Tentu, pasta ini terlihat menggoda selera.

Tidak usah khawatir, warna pasta ini dibuat dari bahan alami buah bit dan sayur bayam. Inilah yeng membuat pasta ini tetap terjamin dari segi kesehatannya. Hampir semua menu dari Nuzzy's menjadi favorit. Salah satu contoh lainnya misalnya Deep Blue Sea Mussel, kerang hijau dengan saus tomat khas Nuzzy's yang dibakar di atas bara api. Kebolehan chef Nuzzy's berhasil membuat kerang ini terasa sangat lezat dan hasil akhir kerang yang tidak memiliki bau amis sama sekali.

Untuk deretan pasta, Nuzzy's punya Ribs Pasta dan Gnochhi yang dibuat dari kentang berkualitas tinggi. Di sini ada pula Paela, makanan Italia yang dimasak dengan beragam pilihan saus jamur, ayam ataupun seafood. Lezat, bukan?

Untuk sajian minuman menjelang Natal, kita bisa memesan Mr. Snowman yang terdiri dari vanilla ice cream, apple juice dan cinamon. Atau cobalah Berry X'mas minuman dengan rasa strawberry juice mint syrup yang sangt segar, cocok untuk dinikmati siang atau menjelang sore. Lokasi Nuzzy's yang nyaman dan strategis dipercantik dengan suasana asri taman dan kolam ikan dijamin akan membuat pengunjung betah berlama-lama di restoran ini. Seluruh promo menu Natal ini bisa kita nikmati sejak tanggal 1 Desember 2010 hingga Natal tiba, jadi masih ada banyak waktu bagi kita untuk mecicipi kelezatan menu ala Nuzzy's. Bagaimana, tertarik?


Sumber    : OpenRice.com
Lihat juga : loewy, tamani, pizza hut

Kari Bebek Sarong mak nyuss!

Jakarta - Sejak beberapa tahun terakhir ini, kawasan Kerobokan di Bali menjadi 'sarang' bagi berbagai restoran papan atas. Bila semula hanya ada La Lucciola, Ku De Ta, dan Warisan yang menjadi trio di wilayah ini, sekarang jumlahnya sudah lebih dari selusin. La Lucciola dan Ku De Ta tetap bertahan. Warisan telah 'pecah' menjadi Metis - tetapi kemudian Warisan muncul kembali di tempatnya yang lama. Kemudian muncul Sarong, The Living Room, Biku, Sardine, Degan, dan banyak lagi.

Sarong yang hadir sejak dua tahun yang lalu kini telah semakin kuat mencengkeram pasar. Sekalipun Bali dikenal sangat longgar dalam etika berpakaian, Sarong tetap melarang tamu mengenakan celana pendek dan sandal jepit. Interior-nya terkesan chic dan mewah, dengan sentuhan khas Bali.

Melihat buku menu-nya, segera tampak jelas bahwa Sarong menyajikan berbagai masakan pilihan dari Asia - Indonesia, Thai, Filipina, Cina, Vietnam, India, dan Jepang.

Minuman yang dipesan datang bersama complimentary kripik tempe dan mint chutney. Sajian awal yang unik. Kripik tempe yang sangat Jawa, dan mint chutney yang khas India. Ternyata cocok juga.

Starters-nya (Rp 65-75 ribu) menampilkan beberapa pilihan: perkedel wagyu, peking duck rolls, atau naan stuffed with lamb and yoghurt. Karena saya tidak memesan starter, ternyata saya malah mendapat kiriman dari chef berupa panfried scallop dan miang kham. Bukan saja karena gratis, tetapi saya juga gembira menerima complimentary ini karena sudah cukup lama tidak mencicipi miang kham. Miang kham adalah appetizer khas Thailand, terdiri atas berbagai jenis savouries kering - kacang sangrai, ebi, teri, srundeng, dan sambal asam - yang dibungkus dengan sejenis daun sirih.

Main course yang saya pesan adalah kari merah bebek khas Thailand. Saya sengaja tidak memesan nasi, melainkan garlic naan untuk menyantap kari merah ini. Seperti Anda ketahui, masakan Thai mengenal dua jenis kari, yaitu: kari merah dan kari hijau. Kari bebek-nya mak nyuss! Selain bebek, isinya adalah rebung muda, cherry tomato, kelengkeng, dan jagung muda. Rasa daun jeruk dan Thai basil membuat santan yang mlekoh merah ini terasa segar. Sesekali ditingkah rasa manis dari kelengkeng dan cherry tomato.

Pilihan main course-nya cukup beragam, dengan harga antara Rp 88-159 ribu. Ada berbagai macam kari India, crispy pork hock (khas Filipina), grilled lamb shank, bebek panggang, ikan bakar, dan lain-lain. Pilihan yang lebih ringan (Rp 98-105 ribu) mencakup: grilled beef salad (Thai), tuna tartar (fusion Jepang), babi guling dan lawar pakis, crispy salmon, dan lain-lain.

Segeralah singgah ke Sarong, sebelum semua orang berkisah tentang pengalaman makan yang mengagumkan di sana sambil berkomentar: die die must try.

Tetapi, sebelum Anda terburu-buru berangkat ke tempat ini, mohon dicatat bahwa Sarong hanya buka untuk makan malam. Tepatnya mulai pukul 18.30. Jadi? Santai saja dulu. Mandi, kenakan pakaian terbaik, dan berangkat. Jangan lupa, Sarong adalah a place to see and to be seen. Pastikan juga bahwa Anda sudah memesan tempat terlebih dulu. Hingga kini, setiap malam Sarong hampir selalu fully booked. (Bondan Winarno)

Sarong
Jl. Petitenget 19X
Kerobokan, Bali



* detikfood
Lihat juga : sushi tei, tamani, marzano

Selat Solo ala Dapur Solo

Jakarta - Rindu masakan Jawa Tengah dengan tone manisnya yang khas? Dapur Solo adalah jawabnya. Bukan hanya makanan berat, bahkan di sini kita dapat menemukan srabi khas Solo. Satu porsi isi lima srabi - boleh pilih berbagai rasa: polos, coklat tabur, keju, nangka, pisang, dan lain-lain - seharga Rp 15 ribu. Terus terang, saya lebih suka srabi Dapur Solo dibanding srabi merk terkenal lainnya, terutama karena santannya tidak berlebihan.

Masakan Solo favorit saya di sini adalah Selat Solo (Rp 25 ribu). Pertama, karena porsinya pas - tidak terlalu besar, dan tidak terlalu kecil. Kedua, sajian lezat ini segar disantap di siang hari. Ketiga, porsi ini sudah lengkap protein, sayur, maupun karbohidratnya.

Apa sebenarnya Selat Solo ini? Sangat boleh jadi, kata "selat" adalah ubahan dari kata "salade" atau "sla" dalam bahasa Belanda. Sajian ini memang memakai daun slada, berbagai sayuran (timun, buncis, wortel, tomat, bawang merah), kentang (goreng dan kripik), dan telur pindang. Dressing-nya adalah mayones dicampur mustar. Tetapi, semuanya ini kemudian disiram dengan kuah semur dan beberapa iris semur daging sapi. Jangan lupa untuk mengaduk mayones dan mustard agar menyatu dengan kuah semur. Paduan inilah yang menciptakan citarasa sangat khas.

Makanan khas Solo yang jarang hadir di kota lain adalah Galantin - semacam Bestik Jawa, tetapi dagingnya dibuat dari daging cincang dikukus dalam bentuk loaf, kemudian dipotong-potong per porsi. Bagi orang Solo, Selat dan Galantin memang selalu membuat rindu citarasa kampung halaman.

Makanan lain yang ditawarkan di kartu menu rata-rata berharga antara Rp 18-25 ribu. Gudeg, pecel, nasi langgi, nasi rawon, dan lain-lain. Ada juga nasi asem-asem iga, nasi soto ayam, dan nasi pindang bandeng. Yang paling mahal adalah sop buntut dengan harga Rp 35 ribu. Bagi mereka yang tidak punya banyak waktu untuk makan siang di tengah kesibukan kerja, Dapur Solo adalah pilihan tepat. Harganya pun sangat layak untuk kualitas maupun kenyamanan di restoran ini.

Bagi penganut vegetarian, Dapur Solo menyajikan menu khusus, seperti: gudeg nangka, gado-gado, ketoprak, karedok, dan asinan. Tersedia juga berbagai makanan ringan seperti tahu gejrot, combro, dan otak-otak.(Bondan Winarno)

Dapur Solo (Nyonya Swan)
Jl. Sungai Sambas VI B3 No. 189
Kebayoran Baru, Jaksel


* detikfood
Lihat juga : table8, sushi tei, tamani

'Gepuk Karuhun' Makanan Khas Sunda

Jakarta - Bogor biasanya menjadi salah satu kota tujuan favorit warga Jakarta di musim liburan sekolah seperti ini. Selain dekat, kota hujan tersebut juga menyimpan banyak tempat tujuan kuliner. Salah satunya adalah gepuk Karuhun yang kondang itu!

Awalnya gepuk merupakan salah satu menu wajib yang dihidangkan golongan masyarakat kelas atas Sunda tempo dulu dalam setiap jamuan makan. Namun kini gepuk bisa dikonsumsi setiap saat baik untuk menu makan siang atau makan malam yang empuk lezat.

Gepuk atau yang biasa disebut empal ini merupakah salah satu olahan daging sapi yang khas. Makanan tradisional tersebut berasal dari Sunda. Dinamakan gepuk karena pada proses pembuatannya daging sapi digepuk-gepuk alias dipukul-pukul hingga mencapai teksur empuk yang diinginkan.

Daging tersebut kemudian diungkep dengan bumbu-bumbu hingga meresap dan kemudian digoreng kering saat akan dinikmati. Taburan bawang goreng dan kelapa parut biasanya turut disajikan untuk menambah rasa khas manis dan gurih dari gepuk tersebut.

Di Bogor salah satu penjual gepuk yang terkenal adalah Gepuk Karuhun. Tidak hanya menjual gepuk lezat tetapi juga ikan balita yang kriuk enak. Awalnya kedua menu tersebut merupakan salah satu menu wajib dari perusahaan catering milik Ny. Tarjono. Seiring waktu menjadi favorit yang banyak dicari orang. Pertimbangan tersebut yang membuat si pemilik membuat usaha gepuk dan ikan balitan yang terpisah dari catering.

"Yang membedakan gepuk ini dari yang lainnya adalah karena gepuk kami memakai resep asli dari kakek dan nenek sang pemilik yang memang asli orang Sunda," terang Edi Suardi, Manager Operasional Gepuk Karuhun.

Ternyata selain memakai daging, bumbu, dan rempah yang berkualitas aspek kehalalan juga menjadi salah satu pertimbangan kedai makanan ini. Hal tersebut terlihat dari komitmen perusahaan yang memasukkan aspek kehalalan sebagai jaminan kualitas. Hal yang sama juga berlaku pada produk lainnya yaitu ikan balita.

Menyangkut aspek kehalalan, kedai makanan yang kini telah menjadi PT. Anofood Prima Nusantara ini sangat terbuka dalam setiap resep dan formula produknya. Oleh karena itu mereka bekerjasama dengan pihak LPPOM MUI Jawa Barat, termasuk dalam hal audit ke supplier bahan-bahan, RPH, dan tempat lainnya.

Kami ingin membuat menu makanan yang enak, lezat, juga halal. Sehingga pengunjung yang datang hendak membeli oleh-oleh merasa aman dan tidak was-was menyangkut aspek kehalalannya," tegas Edi.

Gepuk Karuhun dan Ikan Balita
Jl. Sukasari 1 No.12A, Bogor
Jam Buka Outlet : 08.00 - 21.00 WIB


* detikfood
Lihat juga : burger, tamani, sandwich

Resep Alternative Sarapan - Toast Tuna

Jakarta - Roti Prancis beroles tuna halus yang gurih enak ini bisa jadi alternative sarapan atau camilan sore hari. Renyah-renyah rasa rotinya dan gurih lembut adonan tunanya. Mau coba?

Bahan:
1 buah roti Prancis, potong menyerong 2 cm
Olesan:
150 g daging ikan tuna kalengan, tiriskan dan haluskan
75 g liver pate
½ sdm air jeruk lemon
3 sdm mayones botolan
1 sdt daun basil segar, cincang halus
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
Taburan:
10 buah tomat ceri, belah-belah
10 lembar duan basil segar, cincang halus

Cara membuat:

* Panggang roti sebentar dalam oven hingga agak kering.
* Olesan: Campur semua bahan hingga rata.
* Olesi tiap permukaan roti dengan adonan Olesan.
* Beri Taburan.
* Sajikan segera.

Untuk 12 potong


* detikfood
Lihat juga : tamani, marzano, pizza hut